Mandala Desa News
PR
BREAKING NEWS
Tari Manusia Jadi "Kebo" di Tengah Hutan: Ribuan Warga Alas Malang Tumpah Ruah Panggil Hujan dan Tolak Bala • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Tim Pengawas Kemhan Tinjau Pembangunan Batalyon TP di Purwoharjo • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Laksanakan Kunjungan Kerja di Banyuwangi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional • Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Bangun Tanggul Penahan Tanah di Dusun Klagin • TMMD Ke-128 Tahun 2026 Kodim 0820 Probolinggo “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” • Tari Manusia Jadi "Kebo" di Tengah Hutan: Ribuan Warga Alas Malang Tumpah Ruah Panggil Hujan dan Tolak Bala • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Tim Pengawas Kemhan Tinjau Pembangunan Batalyon TP di Purwoharjo • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Laksanakan Kunjungan Kerja di Banyuwangi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional • Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Bangun Tanggul Penahan Tanah di Dusun Klagin • TMMD Ke-128 Tahun 2026 Kodim 0820 Probolinggo “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” • Tari Manusia Jadi "Kebo" di Tengah Hutan: Ribuan Warga Alas Malang Tumpah Ruah Panggil Hujan dan Tolak Bala • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Tim Pengawas Kemhan Tinjau Pembangunan Batalyon TP di Purwoharjo • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Laksanakan Kunjungan Kerja di Banyuwangi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional • Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Bangun Tanggul Penahan Tanah di Dusun Klagin • TMMD Ke-128 Tahun 2026 Kodim 0820 Probolinggo “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” • Tari Manusia Jadi "Kebo" di Tengah Hutan: Ribuan Warga Alas Malang Tumpah Ruah Panggil Hujan dan Tolak Bala • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Tim Pengawas Kemhan Tinjau Pembangunan Batalyon TP di Purwoharjo • Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Laksanakan Kunjungan Kerja di Banyuwangi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional • Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Bangun Tanggul Penahan Tanah di Dusun Klagin • TMMD Ke-128 Tahun 2026 Kodim 0820 Probolinggo “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” •
Uncategorized SEDANG DIBACA • 186 PEMBACA

Forkopimda Lumajang Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru, Tegaskan Komitmen Pengamanan Masyarakat dan Pemulihan Infrastruktur.

Penulis: Redaksi PR Diterbitkan: Senin, 08 Desember 2025
Ukuran Teks:
BAGIKAN BERITA INI:
Forkopimda Lumajang Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru, Tegaskan Komitmen Pengamanan Masyarakat dan Pemulihan Infrastruktur.

Forkopimda Lumajang Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru, Tegaskan Komitmen Pengamanan Masyarakat dan Pemulihan Infrastruktur.

 

 

Lumajang — Forkopimda Lumajang melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Minggu (7/12/2025). Peninjauan ini dipimpin Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, didampingi Wakil Bupati Lumajang serta Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P.

 

Kehadiran Forkopimda di lokasi terdampak menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan keselamatan masyarakat dan percepatan penanganan pada masa transisi pemulihan pasca erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 19 November 2025.

 

Kepada media Bupati menyampaikan, bahwa pemerintah daerah telah memasuki masa transisi pemulihan, dengan fokus utama pada pengamanan warga, pemulihan infrastruktur kritis, serta normalisasi jalur lahar agar tidak kembali mengancam permukiman.

 

Bupati menjelaskan bahwa warga Dusun Sumberlangsep sebenarnya telah dihimbau serta ditawari relokasi ke Hunian Tetap (Huntap) Desa Sumbermujur. Namun sebagian warga masih memilih bertahan.

 

“Masyarakat adalah tanggung jawab pemerintah. Khusus warga Sumberlangsep, saya akan kembali menawarkan relokasi ke Huntap. Jika tetap tidak berkenan, kami akan meminta pernyataan tertulis sebagai bentuk kesadaran risiko,” tegas Bupati.

 

Terkait akses vital yang terdampak, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Deputi Perencanaan BNPB. Jembatan linpas yang rusak akan diganti dengan jembatan gantung sepanjang sekitar 270 meter, yang lokasinya sudah disurvei oleh tim BNPB.

 

Menanggapi banjir lahar yang terjadi di Desa Jugosari, pemerintah daerah mengambil langkah darurat dengan mengutamakan keselamatan warga serta melakukan penyedotan material untuk mengembalikan aliran air ke jalur utama di tengah Daerah Aliran Sungai (DAS).

 

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P. menegaskan bahwa TNI akan selalu siap mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam penanganan darurat hingga tahapan pemulihan.

 

Ia menekankan bahwa personel TNI di lapangan tetap siaga melaksanakan pengamanan, monitoring situasi, serta membantu kegiatan teknis seperti normalisasi jalur lahar dan dukungan logistik untuk warga terdampak. (Pendim 0821).

Kirim Komentar / Opini Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan secara umum. Ruas yang wajib ditandai * diisi demi menjaga ekosistem jurnalisme yang kredibel.